♤ Pengertian Sel : Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologi
Sel dibagi menjadi 2 yaitu : Sel Prokariotik
Istilah prokariotik, berasal dari bahasa Yunani pro dan karyon. Pro artinya sebelum dan karyon, artinya inti. Jadi sel prokariotik berarti “sebelum inti”. Bagian dalam sel prokariot disebut sitoplasma. Sel prokariotik tidak memiliki nukleus sejati karena bahan intinya masih tersebar di dalam sitpolasma dan belum diterimai oleh membran inti.
Materi genetiknya (DNA) ditampilkan pada suatu daerah yang disebut nukleotid, tetapi tidak ada membran yang memisahkan daerah ini dari bagian sel lainnya (Campbell, 2008). Ciri-ciri Sel Prokariotik, sendiri diantaranya:
•Memiliki membran plasma yang memilikinukleoid (DNA, RNA)
•Memiliki sitoplasma
•Tidak memiliki membran inti dan sistem endomembran.
•Sel prokariotik secara umum memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan sel eukariotik. Setiap prokariotik merupakan sel tunggal, tetapi akan sering terlihat dalam rantai, atau kelompok sel yang jumlahnya ratusan. Contoh sel prokariotik adalah bakteri Echerichiacoli. (Albert, 2002)
•Dinding Sel: Dinding sel merupakan bagian terluar dari sebuah sel. Struktur dinding sel terdiri dari peptidoglikan (senyawa ini menyebabkan dinding sel bersifat kaku), lipid (lemak), dan protein. Fungsi dari dinding sel ialah: memberi bentuk sel yang tetap karena sifatnya yang kaku, sebagai pelindung, terdapat poti-pori jalan keluar masuknya molekul-molekul, dan mengatur pertukaran zat serta reproduksi (Champbel, 2008)
•Membran plasma : Membran yang menyelubungi sitoplasma. Struktur membran plasma yaitu terdiri atas molekul lemak protein yang berfungsi sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan sekitar dan mengatur transportasi udara serta zat-zat terlarut dari luar dan ke dalam sel (Champbel, 2008).
•Nukleoid: Merupakan wilayah yang merupakan tempat DNA yang sel terletak (tidak terselubung membran) (Champbel, 2008)
•Organel yang terdapat dalam sel-sel prokariotik adalah ribosom yang tersusun dari RNA dan protein. Ribosom merupakan tempat berlangsungnya sintesa protein (Champbel, 2008).
•Flagela Merupakan organel lokomosi atau pergerakan beberapa jenis bakteri (Champbel, 2008).
•Pili (fimbriae) Merupakan struktur pelekatan pada permukaan sejumlah prokariota. Berukuran lebih kecil dan lebih pendek dari bendera. Pili berfungsi utuk tempatnya melekatkan diri pada jaringan hewan ataupun tumbuhan (Champbel, 2008).
Sel Eukariotik :
Sel Eukariotik Eukariotik termasuk golongan yang memiliki struktur lebih maju yaitu sama dengan sel tumbuhan dan binatang. Eukariotik adalah suatu kelompok organisme yang sel-selnya mengandung nukleus dan dikelilingi oleh membran nukleus.
Kromosom terdiri dari asam deoksiribo nukleat yang membentuk kompleks dengan sejumlah protein dan jumlah protein lebih dari satu. Kelompok mikroorganisme ini mempunyai nukleus sejati. Dinding sel eukariot pada umumnya lebih tebal dibandingkan dengan dinding sel prokariot. Salah satu grup eukariot, yaitu ganggang, dinding selnya terdiri dari lelulosa, kecuali pada dua grup ganggang yaitu diatom dan krisofita.
Satu grup ganggang lainnya yaitu kokolitofora (coccolithophores) dinding selnya mengandung lapisan tipis selulosa dan sisik-sisik yang terdiri dari kalsium karbonat. Dinding sel eukariot yang terdiri dari senyawa-senyawa anorganik seperti pada diatom dan kokolitifora disebut frustula.
• Membran sel : Membran sel merupakan lapisan lipoprotein yang terdiri dari fosfolipid dan protein, bersifat semipermeabel atau memetik permiabel dan berfungsi mengatur keluar masuknya zat dari sel ke dalam sel
• Nukleus (intisel) : Memiliki membran sel Nukleus terdapat o nukleolus, yang berfungsi mensintesis RNA o nukleoplasma o butirankromatin
• Sitoplasma : Meliputi isi sel diluar intisel terdiridaricairan yang disebutsitosol (yang dapat berubah dari fase sol ke gel), dan padatan berupa organel sel
Sumber : www.gramedia.com







0 comments:
Post a Comment