Wednesday, July 30, 2025

Biodata 8F

Biodata Kelas 8F by Kelas 8F

Monday, July 28, 2025

Struktur Sel Hewan

Tuesday, July 22, 2025

Sel Hewan



 Sel hewan adalah organel terkecil dengan selaput tipis yang membungkus larutan koloid di dalamnya, mengandung berbagai senyawa kimia penting. Sel hewan dapat membelah dan memperbanyak diri, yang merupakan dasar bagi pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Sel ini memiliki kemampuan menduplikasi diri melalui proses pembelahan, yang memungkinkan pertumbuhan dan pemeliharaan kehidupan.

Di dalam sel hewan, terdapat senyawa-senyawa esensial seperti karbohidrat dan lipid. Karbohidrat berperan dalam proses pembelahan dan fotosintesis, sementara lipid berfungsi sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak dan minyak. Protein juga berperan penting dalam metabolisme sel, dan asam nukleat berfungsi dalam sintesis protein.

Struktur dan Fungsi Sel Hewan

Secara umum, sel hewan memiliki struktur yang mirip dengan sel tumbuhan, baik dari segi tipe enzim maupun bahan genetik. Berikut adalah beberapa organel utama dalam sel hewan beserta fungsinya:

-Selaput Sel

Membran sel adalah membran semipermeabel yang mengelilingi dan membungkus isi sel. Membran ini terbuat dari lipoprotein yang terdiri dari lemak dan protein, berfungsi mengatur keluar masuknya nutrisi dan mineral. Selain itu, membran sel juga berperan dalam proses adhesi sel, konduktivitas ionik, dan persinyalan sel.

-Sitoplasma

Sitoplasma adalah bagian sel berupa cairan koloid yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya reaksi biokimia dan metabolisme sel. Sitoplasma mengandung berbagai organel dan komponen seperti enzim, ion, dan protein yang esensial bagi kehidupan sel.

-Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma adalah jaringan membran yang berfungsi dalam sintesis protein dan pengangkutan lipid. Terdapat dua jenis retikulum endoplasma, yaitu kasar (berikatan dengan ribosom) dan halus (tidak berikatan dengan ribosom).

-Mitokondria

Mitokondria adalah organel yang berfungsi sebagai “pembangkit tenaga” sel, menghasilkan energi dalam bentuk ATP melalui proses respirasi seluler. Mitokondria memiliki dua membran berlekuk yang memungkinkan terjadinya metabolisme energi.

-Mikrofilamen

Mikrofilamen adalah bagian dari sitoskeleton yang membantu menjaga bentuk sel dan memungkinkan pergerakan sel. Mereka terdiri dari protein aktin dan miosin yang berperan dalam kontraksi otot dan gerakan ameboid.

-Lisosom

Lisosom adalah kantong yang mengandung enzim hidrolitik untuk mencerna materi intraseluler dan menghancurkan organel yang rusak. Lisosom berperan penting dalam proses pencernaan seluler.

-Peroksisom

Peroksisom adalah organel yang mengandung enzim katalase untuk memecah peroksida beracun dan mengubah lemak menjadi karbohidrat. Mereka sering ditemukan di sel hati dan ginjal.

-Ribosom

Ribosom adalah organel kecil yang bertanggung jawab untuk sintesis protein. Ribosom mengubah RNA menjadi rantai polipeptida, membentuk protein esensial untuk fungsi seluler.

-Sentriol

Sentriol adalah struktur berbentuk tabung yang berperan dalam pembelahan sel dan pembentukan silia serta flagela. Sentriol membantu dalam pembentukan benang spindel selama mitosis.

-Mikrotubulus

Mikrotubulus adalah struktur silindris panjang yang memberikan dukungan struktural dan memungkinkan pergerakan organel dalam sel. Mereka juga berfungsi dalam pembentukan silia dan flagela.

-Badan Golgi

Badan Golgi adalah organel yang berperan dalam pemrosesan dan pengemasan protein serta lipid untuk diekskresikan dari sel. Organel ini juga terlibat dalam pembentukan lisosom.

-Nukleus

Nukleus adalah pusat kendali sel yang mengatur aktivitas sel dan menyimpan materi genetik dalam bentuk DNA. Nukleus mengatur proses metabolisme dan pembelahan sel.

-Nukleolus

Nukleolus adalah struktur dalam nukleus yang berperan dalam sintesis ribosom. Nukleolus membantu dalam pembentukan RNA ribosom dan perakitan subunit ribosom.

-Nukleoplasma

Nukleoplasma adalah cairan dalam nukleus yang mengandung serat kromatin dan berperan dalam pembentukan kromosom. Nukleoplasma menyediakan lingkungan untuk replikasi DNA dan sintesis RNA.

Ciri-Ciri Sel Hewan:

-Sel hewan memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dari sel tumbuhan:

-Tidak memiliki dinding sel: Sel hewan saja memiliki membran sel sebagai pelindung luar.

-Tidak memiliki kloroplas: Sel hewan tidak melakukan fotosintesis karena tidak memiliki kloroplas.

-Bentuk yang fleksibel: Sel hewan dapat memiliki berbagai bentuk karena tidak  adanya  dinding sel yang kaku.

-Memiliki lisosom: Sel hewan mengandung lisosom untuk pencernaan intraseluler, yang jarang ditemukan pada sel tumbuhan.

-Sel hewan adalah unit dasar kehidupan pada  hewan, dengan struktur dan fungsi yang kompleks. Memahami Struktur dan fungsi sel  hewan penting untuk memahami proses kehidupan dan fungsi biologis yang terjadi di dalam tubuh

Sumber : youtube

Sel Tumbuhan


 

Sel tumbuhan adalah unit dasar kehidupan pada tumbuhan. Sel-sel tumbuhan memiliki dinding sel yang kaku dan terdiri dari berbagai komponen yang mendukung sel tersebut untuk menjalankan fungsi-fungsinya yang penting. 
Struktur dasar sel dari yang terluar, baik pada sel tumbuhan maupun sel hewan, memiliki beberapa perbedaan. Perbedaan yang paling mencolok adalah adanya dinding sel yang terbuat dari selulosa. Fungsi selulosa adalah memberikan bentuk dan perlindungan ekstra bagi sel tumbuhan.


Pada gambar struktur sel tumbuhan di atas, tampak bahwa bagian-bagian sel tumbuhan memiliki kekhasan tersendiri yang membedakannya dari sel hewan. Di bawah ini dijelaskan mengenai struktur sel tumbuhan dan fungsinya:

-Dinding Sel

Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa, yakni serat karbohidrat yang memberikan kekuatan dan dukungan struktural. Fungsi sel struktur tumbuhan ini adalah membentuk kerangka luar yang memberikan perlindungan dan mempertahankan bentuk sel. Selain itu, dinding sel juga berperan dalam pertukaran zat antara sel dan lingkungannya.

-Selaput Sel

Di bawah dinding sel, terdapat membran sel yang terdiri dari lapisan lipid ganda (disebut membran fosfolipid). Membran sel mengelilingi sel dan mengatur aliran zat masuk dan keluar dari sel. Sel-sel tumbuhan memiliki struktur yang disebut plasmodesma, yang memungkinkan terjadinya pertukaran molekul dan komunikasi antar sel yang berdekatan.

-Sitoplasma

Di dalam sel tumbuhan terdapat sitoplasma, yaitu substansi kental yang terletak di antara membran sel dan inti sel. Sitoplasma mengandung berbagai organel, seperti mitokondria, kloroplasma, retikulum endoplasma, dan ribosom. Struktur organel sel tumbuhan ini berperan dalam berbagai fungsi seluler, seperti produksi energi, sintesis protein, dan pengolahan zat-zat kimia.

-Inti Sel

Inti sel adalah pusat kontrol sel. Di dalam inti sel terdapat DNA. Instruksi genetik di dalam DNA mengatur pertumbuhan, perkembangan, dan fungsi sel. Inti sel dikelilingi oleh membran inti. Fungsi sel struktur tumbuhan ini adalah memisahkan inti sel dari sitoplasma dan melindungi DNA dari kerusakan.

-Mitokondria

Mitokondria adalah organel sel yang berfungsi sebagai tempat respirasi padamakhluk hidup. Respirasi sendiri adalah proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan dalam menjalankan berbagai fungsi biologis dan aktivitas seluler.

-Ribosom

Ribosom adalah partikel yang lebih kecil dari mitokondria dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Dari sekian bagian-bagian yang menyusun sel tumbuhan, ribosom tersebar di dalam sitoplasma atau menempel pada bagian luar retikulum endoplasma (RE). Ribosom tersusun dari RNA dan protein.

-Retikulum Endoplasma

Retikulum Endoplasma (RE) adalah sistem pengangkutan untuk berbagai macam molekul di dalam sel dan bahkan antar sel melalui plasmadesmata. Struktur organel sel tumbuhan ini terdiri dari dua jenis, yaitu kasar dan halus. RE memiliki susunan yang menyerupai lapisan-lapisan yang disebut cisternae.

-Plastida

Plastida adalah organel sel terbesar pada sel tumbuhan. Plastida berbentuk lensa bikonveks dan terdapat di seluruh sel tumbuhan. Plastida memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi. Berdasarkan warnanya, plastida terdiri dari leukoplas, kloroplas, dan kromoplas.

-Kloroplas

Kloroplas adalah struktur organel sel tumbuhan yang memberikan warna hijau dan berperan penting dalam fotosintesis. Kloroplas mengandung pigmen hijau yang disebut klorofil. Fungsi klorofil adalah menyerap energi matahari agar tumbuhan dapat mengubah udara dan karbon dioksida menjadi glukosa dan oksigen.

-Vakuola

Vakuola adalah ruang berisi cairan yang terdapat di dalam sitoplasma sel pada tumbuhan. Vakuola berperan dalam penyimpanan udara, garam, pigmen, dan zat-zat lainnya. Vakuola juga berperan dalam memberikan dukungan mekanis dan mengatur tekanan osmotik dalam sel tumbuhan.

Sumber:https://akupintar.id/

Monday, July 21, 2025

Struktur Sel


  ☆ Bagian Komponen Sel dan Fungsinya:

 • Sel membran

Membran sel merupakan batas antara lingkungan luar dengan bagian dalam sel. Membran sel bersifat campuran permeabel, yaitu hanya dapat dilalui oleh zat-zat tertentu, seperti glukosa, asam amino, gliserol dan ion. Perpindahan molekul tersebut terdiri dari dua macam yaitu: Transport pasif : perpindahan molekul atau ion tanpa menggunakan energi dan terjadi secara spontan dari kosentrasi  tinggi ke rendah.

•Sitoplasma

Sitoplasma merupakan cairan yang mengisi sel yang mengandung berbagai zat yang koloid. Fungsi kehidupan utama berlangsung di sitoplasma. Di dalam sitoplasma terdapat organel-organel yang melayang-layang dalam cairan kental. Koloid sitoplasma bukan merupakan cairan yang serba sam (homogen), melainkan cairan yang beraneka ragam (heterogen).

•Inti sel (Nukleus)

Inti sel (Nukleus)

Nukleus biasanya berbentuk oval atau bulat dan berada di tengah-tengah sel. Di dalam inti sel (nukleus) terdapat (nukleolus) dan benang kromosom. Cairan ini tersusun atas udara, protein, dan mineral. Kromosom merupakan pembawa sifat menurun yang di dalamnya terdapat DNA (deoxyribonucleicacid) atau RNA (ribonucleicacid).

Inti sel (nukleus) diselubuni membran luar dan dalam yang terdiri atas nukleoplasma dan kromosom. Nukleus berfungsi sebagai pusat pengaturan kegiatan sel.

•Retikulum Endoplasma (RE)

Retikulum endoplasma yaitu struktur benang-benang yang bermuara di inti sel (nukleus). Ada dua jenis RE yaitu RE granuler (RE kasar) dan RE Agranuler (RE halus). Retikulum endoplasma berfungsi menyusun dan menyalurkan zat-zat ke dalam sel (alat transportasi zat-zat dalam sel). Fungsi RE kasar adalah mengumpulkan protein dari dan ke membran sel. Sedangkan fungsi RE halus adalah untuk mensintesis lipid, glikogen (gula otot), Kolesterol, dan gliserida.

•Ribosom (Ergastoplasma)

Ribosom berbentuk butiran-butiran bulat yang melekat sepanjang retikulum endoplsma ada pula yang soliter (hidup sendiri terpisah) yang bebas di sitoplasma. Ribosom berfungsi sebagai tempat untuk sintesis protein.

•Sitoskeleton

Dari namanya, sitoskeleton terdiri dari 2 kata yaitu sito yang artinya sel, dan skeleton yang artinya rangka. Jadi, sitoskeleton itu adalah rangka sel yang berbentuk benang-benang halus atau filamen-filamen protein dan menyebar di sitosol. Selain bentuknya yang masih ngasih, sitoskeleton juga berfungsi untuk mengatur pergerakan yang ada di dalam sel dan mempertahankan organel-organel sel untuk tetap berada di tempatnya masing-masing.

•lastida

Plastida merupakan badan bermembran rangkap yang mengandung membran tertentu. Plastida yang mengandung pigmen hijau (klorofil) disebut kloroplas, sedangkan yang mengandung amilum disebut amiloplas. Plastida hanya terdapat pada sel tumbuhan. Ada tiga jenis plastida yaitu lekoplas, kloroplas, dan kromoplas. Lekoplas adalah plastida berwarna putih yang berfungsi sebagai penyimpan makanan dan terdiri dari amiloplas (untuk menyimpan amilum), elaioplas (untuk menyimpan lemak/minyak), dan proteoplas (untuk menyimpan protein).

Kloroplas yaitu plastid yang memiliki pigmen waran hijau. Kromoplas yaitu plastid yang mengandung pigmen, seperti karotin (kuning),fikodanin (biru), fikosantin (kuning), dan fikoeritrin (merah).

• Badan Mikro

Badan mikro memiliki bentuk yang menyerupai lisosom, agak bulat dengan diameter 0,3 – 1,5 µm yang didalamnya berisi enzim katalase dan oksidase. Terdapat dua jenis badan mikro yaitu, peroksisom dan glioksisom.

Sumber: www.gramedia.com


Pengertian sel


 ♤ Pengertian Sel :  Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologi

Sel dibagi menjadi 2 yaitu : Sel Prokariotik

Istilah prokariotik, berasal dari bahasa Yunani pro dan karyon. Pro artinya sebelum dan karyon, artinya inti. Jadi sel prokariotik berarti “sebelum inti”. Bagian dalam sel prokariot disebut sitoplasma. Sel prokariotik tidak memiliki nukleus sejati karena bahan intinya masih tersebar di dalam sitpolasma dan belum diterimai oleh membran inti.

Materi genetiknya (DNA) ditampilkan pada suatu daerah yang disebut nukleotid, tetapi tidak ada membran yang memisahkan daerah ini dari bagian sel lainnya (Campbell, 2008). Ciri-ciri Sel Prokariotik, sendiri diantaranya:

•Memiliki membran plasma yang memilikinukleoid (DNA, RNA)

•Memiliki sitoplasma

•Tidak memiliki membran inti dan sistem endomembran.

•Sel prokariotik secara umum memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan sel eukariotik. Setiap prokariotik merupakan sel tunggal, tetapi akan sering terlihat dalam rantai, atau kelompok sel yang jumlahnya ratusan. Contoh sel prokariotik adalah bakteri Echerichiacoli. (Albert, 2002)

•Dinding Sel: Dinding sel merupakan bagian terluar dari sebuah sel. Struktur dinding sel terdiri dari peptidoglikan (senyawa ini menyebabkan dinding sel bersifat kaku), lipid (lemak), dan protein. Fungsi dari dinding sel ialah: memberi bentuk sel yang tetap karena sifatnya yang kaku, sebagai pelindung, terdapat poti-pori jalan keluar masuknya molekul-molekul, dan mengatur pertukaran zat serta reproduksi (Champbel, 2008)

•Membran plasma : Membran yang menyelubungi sitoplasma. Struktur membran plasma yaitu terdiri atas molekul lemak protein yang berfungsi sebagai pelindung molekuler sel terhadap lingkungan sekitar dan mengatur transportasi udara serta zat-zat terlarut dari luar dan ke dalam sel (Champbel, 2008).

•Nukleoid: Merupakan wilayah yang merupakan tempat DNA yang sel terletak (tidak terselubung membran) (Champbel, 2008)

•Organel yang terdapat dalam sel-sel prokariotik adalah ribosom yang tersusun dari RNA dan protein. Ribosom merupakan  tempat berlangsungnya sintesa protein (Champbel, 2008).

•Flagela Merupakan organel lokomosi atau   pergerakan beberapa jenis bakteri (Champbel, 2008).

•Pili (fimbriae) Merupakan struktur pelekatan pada permukaan sejumlah prokariota. Berukuran lebih kecil dan lebih pendek dari bendera. Pili berfungsi utuk tempatnya melekatkan diri pada jaringan hewan ataupun tumbuhan (Champbel, 2008).

Sel Eukariotik : 

Sel Eukariotik Eukariotik termasuk golongan yang memiliki struktur lebih maju yaitu sama dengan sel tumbuhan dan binatang. Eukariotik adalah suatu kelompok organisme yang sel-selnya mengandung nukleus dan dikelilingi oleh membran nukleus.

Kromosom terdiri dari asam deoksiribo nukleat yang membentuk kompleks dengan sejumlah protein dan jumlah protein lebih dari satu. Kelompok mikroorganisme ini mempunyai nukleus sejati. Dinding sel eukariot pada umumnya lebih tebal dibandingkan dengan dinding sel prokariot. Salah satu grup eukariot, yaitu ganggang, dinding selnya terdiri dari lelulosa, kecuali pada dua grup ganggang yaitu diatom dan krisofita.

Satu grup ganggang lainnya yaitu kokolitofora (coccolithophores) dinding selnya mengandung lapisan tipis selulosa dan sisik-sisik yang terdiri dari kalsium karbonat. Dinding sel eukariot yang terdiri dari senyawa-senyawa anorganik seperti pada diatom dan kokolitifora disebut frustula.

• Membran sel : Membran sel merupakan lapisan lipoprotein yang terdiri dari fosfolipid dan protein, bersifat semipermeabel atau memetik permiabel dan berfungsi mengatur keluar masuknya zat dari sel ke dalam sel

• Nukleus (intisel) : Memiliki membran sel Nukleus terdapat o nukleolus, yang berfungsi mensintesis RNA o nukleoplasma o butirankromatin

• Sitoplasma : Meliputi isi sel diluar intisel terdiridaricairan yang disebutsitosol (yang dapat berubah dari fase sol ke gel), dan padatan berupa organel sel

Sumber : www.gramedia.com


Wednesday, July 16, 2025

Biodata Asyifa









☆ Nama : Asyifa Kusumawardani

☆ Kelas : VIIIF

☆ Nomer Absen : 9

☆ Hobi : Membaca

☆ Alamat : Kajar 3 Rt03/Rw10 Karangtengah, Wonosari, Gunungkidul

☆ Cita cita : Dokter spesialis anak

☆ Kesan dan Pesan : Saya bangga bisa masuk smp 1 wonosari semoga kedepannya saya lebih baik  lebih berprestasi dan membanggakan smp 1 wonosari